Presiden Amerika Barack Obama mengatakan usulnya mereformasi pengumpulan data intelijen seharusnya lebih memberi rakyat Amerika rasa percaya bahwa hak-hak privasi mereka dilindungi, meskipun pemerintah tetap melakukan cara-cara yang dibutuhkan guna melindungi negara.
Presiden Amerika menyatakan hal tersebut saat memaparkan serangkaian perubahan operasi pengintaian setelah timbul kekhawatiran soal privasi.
Dalam pidato hari Jumat (17/1), Barack Obama mengatakan ia memperketat pedoman pengumpulan data percakapan telepon sebagai bagian upaya anti-teror Amerika. Ia menyatakan akan memulai pengawasan hukum terhadap pengumpulan catatan panggilan telepon oleh pemerintah dan membatasi tindakan mata-mata terhadap sekutu asing.
Pemimpin partai Demokrat di Senat Harry Reid menyambut usul perubahan, dan menyatakan hal itu akan sejalan dengan upaya menyeimbangkan kebutuhan keamanan nasional dan kebebasan pribadi.
Ketua DPR 'John Boehner' dari fraksi Republik mengatakan, Obama gagal memberi penjelasan memadai tentang pentingnya program keamanan nasional Amerika. Dalam pernyataan hari Jumat, ia mengatakan presiden tidak seharusnya membiarkan politik membayangi keputusannya.
VOA Indonesia

Tidak ada komentar:
Posting Komentar